Materi Survival Pencinta Alam
·
Filosofi
Survival
Istilah survival
sendiri sering dijabarkan ke dalam berbagai kata. Dalam hal ini Penghuni
Dome akan menjabarkanya ke dua bahasa yang sering di gunakan, yaitu dalam
bahasa inggris dan bahasa Indonesia.
-
Dalam bahasa Inggris, seperti yang ditulis dalam
blog survival491m.blogspot.co.id menyatakan survival sebagai :
S : Size Up the
Situation
Kita harus menyadari
bahwa kita berada dalam keadaan yang tidak menentu.
U : Undue Haste Make
Waste
Kita harus memikirkan
tindakan demi tindakan yang akan kita lakukan, karena tindakan yang
terburu-buru cenderung sia-sia
R : Remember Where You
Are
Semakin kita mengenali
daerah tersebut, kemungkinan keluar dari kondisi ini akan lebih terbuka
V : Vanquish Fear and
Panic
Kita harus bisa
menguasai rasa takut dan panik, karena itu akan membuat mental kita cepat labil
I : Improvises
Kita harus bisa
berimprovisasi, seperti ponco/flysheet dapat dijadikan bivak untuk berlindung,
sebuah pembuka kaleng kornet dapat dijadikan mata kail
V : Value Living
Inilah yang
terpenting, kita harus terus menumbuhkan dan menjaga semangat "Harus Hidup
dan "Harus Hidup"
A : Act Like The
Native
Mencoba memahami
perilaku dan kebutuhan penduduk sekitar, apabila ada penduduk yang mengambil
tumbuhan atau kayu di hutan, kemungkinan bertemu akan ada.
L : Learn The Basic
Skill
Belajar dan melatih
pengetahuan dan tehnik survival, akan membuat kita lebih siap bila kita
menghadapi kondisi survival ini.
-
Sementara dalam bahasa Indonesia, seperti yang umum diketahui survival
dijabarkan menjadi :
S : Sadar dalam keadaan gawat darurat
U : Usahakan untuk tetap tenang dan tabah
R : Rasa takut dan putus asa hilangkan
V : Vitalitas tingkatkan
I : Ingin tetap hidup dan selamat itu tujuannya
V : Variasi alam bisa dimanfaatkan
A : Asal mengerti, berlatih dan tahu caranya
L : Lancar, slaman, slumun, slamet.
Semua artian itu tidak ada yang salah, dan semuanya memang mencerminkan
kata survival itu sendiri. Selain pemaknaan
di atas, ada 4 prinsip utama dalam survival.
Ke empat prinsip tersebut disebut STOP,
yang artinya :
·
S : Stop & seating : berhenti dan duduklah. Keadaan panik
tidak menguntungkan dalam situasi apapun, maka dari itu tenangkan diri terlebih
dahulu.
·
T : Thingking : berpikirlah.
·
O : Observe : amati keadaan sekitar. Lihat keadaan
sekitar, apa keuntungan dan kelemahan kondisimu saat ini.
·
P : Planning : buat rencana mengenai tindakan yang
harus dilakukan
Ingat, kondisi tubuh
manusia mampu bertahan sekitar 3 menit tanpa bernafas, 3 hari tanpa air dan
sekitar 30 hai tanpa makanan. Jadi, hal yang pertama kamu harus lakukan ketika
terpencar atau tersesat adalah mencari sumber air. Pastikan kondisi air tidak
tercemar dan tidak beracun, bisa dilihat melalui adakah hewan yang hidup dalam
ekosistem air tersebut, warna air dan baunya. Air yang aman untuk dikonsumsi
adalah air yang jernih dan tidak berbau, utamakan air yang mengalir dan bukan
genangan apalagi kenangan, hehe :D


