Selasa, 24 Oktober 2017

Materi Survival Kepencinta Alaman


Materi Survival Pencinta Alam

               

Survival berasal dari kata survive, yang dalam bahasa Indonesia berarti bertahan hidup dalam segala kondisi. Materi survival sendiri sangat penting dan wajib dipelajari semua pecinta alam dan petualang yang ada di Indonesia. Kenapa? Sebab tidak ada yang tahu nasib seseorang di masa depan, sehingga materi survival sangat diperlukan jika sewaktu – waktu keadaan sangat mendesak.
·         Filosofi Survival
Istilah survival sendiri sering dijabarkan ke dalam berbagai kata. Dalam hal ini Penghuni Dome akan menjabarkanya ke dua bahasa yang sering di gunakan, yaitu dalam bahasa inggris dan bahasa Indonesia.



-          Dalam bahasa Inggris, seperti yang ditulis dalam blog survival491m.blogspot.co.id menyatakan survival sebagai :
S : Size Up the Situation
Kita harus menyadari bahwa kita berada dalam keadaan yang tidak menentu.
U : Undue Haste Make Waste
Kita harus memikirkan tindakan demi tindakan yang akan kita lakukan, karena tindakan yang terburu-buru cenderung sia-sia
R : Remember Where You Are
Semakin kita mengenali daerah tersebut, kemungkinan keluar dari kondisi ini akan lebih terbuka
V : Vanquish Fear and Panic
Kita harus bisa menguasai rasa takut dan panik, karena itu akan membuat mental kita cepat labil
I : Improvises
Kita harus bisa berimprovisasi, seperti ponco/flysheet dapat dijadikan bivak untuk berlindung, sebuah pembuka kaleng kornet dapat dijadikan mata kail
V : Value Living
Inilah yang terpenting, kita harus terus menumbuhkan dan menjaga semangat "Harus Hidup dan "Harus Hidup"
A : Act Like The Native
Mencoba memahami perilaku dan kebutuhan penduduk sekitar, apabila ada penduduk yang mengambil tumbuhan atau kayu di hutan, kemungkinan bertemu akan ada.
L : Learn The Basic Skill
Belajar dan melatih pengetahuan dan tehnik survival, akan membuat kita lebih siap bila kita menghadapi kondisi survival ini.

-          Sementara dalam bahasa Indonesia, seperti yang umum diketahui survival dijabarkan menjadi :
S  : Sadar dalam keadaan gawat darurat 
U : Usahakan untuk tetap tenang dan tabah 
R  : Rasa takut dan putus asa hilangkan 
V : Vitalitas tingkatkan 
 I  : Ingin tetap hidup dan selamat itu tujuannya 
V : Variasi alam bisa dimanfaatkan 
A : Asal mengerti, berlatih dan tahu caranya 
L : Lancar, slaman, slumun, slamet.




Semua artian itu tidak ada yang salah, dan semuanya memang mencerminkan kata survival itu sendiri. Selain pemaknaan di atas, ada 4 prinsip utama dalam survival. Ke empat prinsip tersebut disebut STOP, yang artinya :
·         S : Stop & seating : berhenti dan duduklah. Keadaan panik tidak menguntungkan dalam situasi apapun, maka dari itu tenangkan diri terlebih dahulu. 
·         T : Thingking : berpikirlah.
·         O : Observe : amati keadaan sekitar. Lihat keadaan sekitar, apa keuntungan dan kelemahan kondisimu saat ini.
·         P : Planning : buat rencana mengenai tindakan yang harus dilakukan

Ingat, kondisi tubuh manusia mampu bertahan sekitar 3 menit tanpa bernafas, 3 hari tanpa air dan sekitar 30 hai tanpa makanan. Jadi, hal yang pertama kamu harus lakukan ketika terpencar atau tersesat adalah mencari sumber air. Pastikan kondisi air tidak tercemar dan tidak beracun, bisa dilihat melalui adakah hewan yang hidup dalam ekosistem air tersebut, warna air dan baunya. Air yang aman untuk dikonsumsi adalah air yang jernih dan tidak berbau, utamakan air yang mengalir dan bukan genangan apalagi kenangan, hehe :D


NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner